Minggu, 09 Agustus 2026

Menyambut Semarak Kemerdekaan: Desa Amoe Siap Gelar PORADUS 2026


Suasana penuh semangat dan kebersamaan siap menyelimuti Desa Amoe. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 81, pemerintah dan pemuda Desa Amoe resmi membuka gelaran Pekan Olah Raga Antar Dusun (PORADUS) 2026.

Ajang tahunan ini bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, melainkan wadah silaturahmi, mempererat tali persaudaraan antar-dusun, serta membakar semangat gotong royong warga.

 

Jadwal Pelaksanaan

  • Tanggal: 10 Agustus – 17 Agustus 2026

  • Lokasi: Lapangan Utama Desa Amoe & Area Serbaguna Desa

Cabang Olahraga & Hiburan Rakyat

PORADUS 2026 menghadirkan kombinasi kompetisi olahraga yang kompetitif dan hiburan tradisional yang meriah:

Olahraga Utama

  • Sepak Bola Mini: Taktik dan kecepatan antar-dusun akan diuji di lapangan hijau.

  • Bola Voli (Putra & Putri): Aksi smash dan pertahanan solid siap memanaskan tribun penonton.

  • Sepak Takraw: Atraksi olah bola rotan yang selalu dinanti dengan ketangkasan para pemain lokal.

Lomba Hiburan & Kreativitas

  • Tarik Tambang: Uji kekuatan fisik dan kekompakan tim antar-dusun.

  • Panjat Pinang: Puncak keseruan kemerdekaan dengan hadiah menarik di puncak pohon.

  • Desain Poster: Wadah kreativitas generasi muda Desa Amoe untuk mengekspresikan semangat kemerdekaan lewat karya visual.

Persiapan Panitia & Warga

Saat ini, panitia pelaksana bersama warga dari setiap dusun tengah sibuk melakukan pembenahan fasilitas, latihan rutin, hingga dekorasi area perlombaan. Setiap dusun dipastikan akan mengirimkan kontingen terbaiknya untuk membawa pulang piala bergilir tahun ini.

Mari kita dukung dan sukseskan PORADUS Desa Amoe 2026 dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportifitas, kebersamaan, dan persaudaraan.

Dusun mana yang jadi jagoanmu tahun ini? Sampai jumpa di lapangan!


 


Senin, 27 Juli 2026

Menghubungkan Harapan: Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Pakue Utara

 Masyarakat Desa Amoe dan Desa Kalo kini boleh tersenyum lega. Wajah penuh antusiasme dan rasa haru mewarnai Dusun II, Desa Amoe, Kecamatan Pakue Utara saat Jembatan Perintis Garuda "Negara Hadir untuk Rakyat" resmi diresmikan pada Senin, 27 Juli 2026.

Jembatan yang berdiri kokoh ini bukan sekadar struktur fisik penyeberangan, melainkan simbol gotong royong, dedikasi, serta bentuk nyata perhatian pemerintah dan aparat terhadap kebutuhan dasar masyarakat di daerah.

Perjalanan Pembangunan: Kerja Keras Bulan April hingga Juli

Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini dimulai pada bulan April dan berhasil diselesaikan dengan baik pada bulan Juli. Dalam kurun waktu tiga bulan tersebut, sinergi antara TNI YONIF 869/TAAWU, pemerintah desa, dan warga setempat menjadi kunci utama selesainya akses vital ini tepat waktu.

Selama ini, akses penghubung antar-desa kerap menjadi tantangan mobilitas harian warga. Kehadiran jembatan baru ini secara langsung memangkas jarak dan mempermudah konektivitas antara Desa Amoe dan Desa Kalo.

Sambutan Antusias dari Warga dan Generasi Muda

Acara peresmian berlangsung meriah dan hangat. Momen spesial ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, di antaranya:

  • Siswa-siswi tingkat SD, SMP, hingga SMA yang tampak penuh sukacita. Bagi mereka, jembatan ini adalah jalur aman menuju sekolah demi meraih masa depan yang lebih cerah.

  • Pemerintah Desa beserta jajarannya yang terus mengawal aspirasi pembangunan warga.

  • BABINSA beserta rekan-rekan  TNI YONIF 869/TAAWU yang menjadi motor penggerak dan pendamping setia dalam proses pembangunan jembatan ini.


Kehadiran para pelajar memberikan warna tersendiri dalam acara peresmian. Senyum riang anak-anak sekolah yang mencoba melintasi jembatan untuk pertama kalinya menjadi bukti nyata betapa pentingnya fasilitas ini bagi aktivitas sehari-hari mereka untuk ke Sekolah.






Wujud Nyata "Negara Hadir untuk Rakyat"

Sesuai dengan namanya, kehadiran Jembatan Perintis Garuda membawa pesan mendalam bahwa negara selalu ada di tengah-tengah masyarakat, merangkul hingga ke pelosok desa.

Dengan terhubungnya Desa Amoe dan Desa Kalo, diharapkan roda perekonomian lokal dapat berputar lebih cepat, akses layanan kesehatan semakin mudah, dan hubungan silaturahmi antar-warga kedua desa terjalin semakin erat.

Mari bersama-sama kita jaga dan rawat fasilitas publik ini agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi-generasi mendatang!

Kamis, 16 Juli 2026

Monitoring dan Evaluasi BUMDes Se-Kecamatan Pakue Utara dan Pakue Tengah.


Kolaka Utara, 14 Juli 2026
– Dalam upaya meningkatkan tata kelola dan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) BUMDes se-Kecamatan Pakue Utara dan Pakue Tengah pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengevaluasi perkembangan pengelolaan BUMDes sekaligus memperkuat kapasitas pengurus dalam menjalankan usaha desa yang profesional, transparan, dan akuntabel. Monitoring dan evaluasi juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi BUMDes, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah perbaikan yang tepat guna mendukung keberlanjutan usaha desa.

Peserta kegiatan terdiri atas pengurus BUMDes dari seluruh desa di Kecamatan Pakue Utara dan Pakue Tengah, didampingi oleh pendamping desa serta unsur terkait. Dalam pelaksanaannya, setiap BUMDes diberikan kesempatan untuk memaparkan kondisi terkini, perkembangan unit usaha, pengelolaan administrasi, laporan keuangan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Melalui forum ini, Dinas PMD Kabupaten Kolaka Utara memberikan arahan dan masukan terkait penguatan kelembagaan BUMDes, peningkatan tata kelola administrasi, pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta strategi pengembangan unit usaha yang memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat.

Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk berbagi pengalaman dan praktik baik antar-BUMDes. Dengan saling bertukar informasi dan inovasi, diharapkan setiap BUMDes dapat terus berkembang, mampu menjawab kebutuhan masyarakat, serta menjadi motor penggerak perekonomian desa.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan BUMDes sebagai pilar ekonomi desa. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan BUMDes yang mandiri, produktif, dan berdaya saing demi mewujudkan desa yang maju dan sejahtera.



 

Selasa, 30 Juni 2026

Kunjungan Lintas Sektor ke Peternakan Ayam Petelur BUMDes Karya Bersama Desa Amoe

 


Langkah nyata menuju kemandirian ekonomi desa terus digalakkan di Desa Amoe. Pada Rabu, 24 Juni lalu, Peternakan Ayam Petelur yang dikelola oleh BUMDes Karya Bersama Desa Amoe menerima kunjungan kerja penting dari berbagai pihak lintas sektor tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Bapak Tenaga Ahli (TA) Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten, jajaran Staf Kecamatan, Pendamping Desa, serta jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Amoe. Bertempat di Dusun IV Samaturu, Desa Amoe, peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan serta memastikan pengelolaan salah satu aset unit usaha desa ini berjalan optimal.

Meninjau Potensi dan Ketahanan Pangan Desa

Peternakan ayam petelur yang dikelola oleh BUMDes Karya Bersama ini diproyeksikan menjadi salah satu roda penggerak ekonomi utama bagi masyarakat setempat. Selain menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes), unit usaha ini juga memegang peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan protein warga desa dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung area kandang, melihat proses pemberian pakan, hingga sistem pemanenan telur harian.

"Usaha seperti ini adalah contoh nyata bagaimana dana desa dan potensi lokal diintegrasikan. Ke depan, manajemen yang sehat dan konsistensi produksi harus tetap dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar salah satu perwakilan tim peninjau di sela-sela kegiatan.

Sinergi dan Evaluasi Bersama

Tidak sekadar melihat-lihat, kunjungan lintas instansi ini juga menjadi wadah diskusi dan evaluasi. Bapak TA Kabupaten bersama Pendamping Desa memberikan beberapa masukan strategis terkait:

  • Manajemen Keuangan & Pemasaran: Memperluas jejaring pasar tidak hanya di dalam desa, tetapi juga ke tingkat kecamatan atau kabupaten.
  • Teknis Perawatan: Menjaga kebersihan sanitasi sekitar kandang di Dusun IV Samaturu demi kesehatan ternak dan kenyamanan lingkungan sekitar.
  • Keberlanjutan Usaha: Merencanakan regenerasi bibit ayam secara berkala agar produksi telur tidak mengalami kekosongan.

Pemerintah Desa Amoe dan pengurus BUMDes Karya Bersama menyambut baik rombongan serta mengapresiasi segala saran yang diberikan. Dukungan moral dan teknis dari kabupaten serta kecamatan ini dinilai menjadi booster semangat bagi pengelola untuk terus berinovasi.

Harapan ke Depan

Dengan adanya kunjungan dan pendampingan yang intensif ini, BUMDes Karya Bersama Desa Amoe diharapkan bisa menjadi role model bagi desa-desa lain dalam mengelola unit usaha peternakan yang mandiri dan profesional.

Dusun IV Samaturu kini tidak hanya dikenal sebagai wilayah pemukiman, tetapi juga pusat produktivitas yang membawa nama Desa Amoe siap bersaing di sektor ekonomi kreatif pedesaan.

 

Senin, 29 Juni 2026

Penyaluran BLT Dana Desa T.A 2026 Desa Amoe Tahap April-Juni Sukses Dilaksanakan


Pemerintah Desa Amoe kembali merealisasikan program jaring pengaman sosial melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026. Penyaluran kali ini ditujukan untuk rapel tiga bulan sekaligus, yaitu periode April, Mei, dan Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini dilaksanakan pada hari Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Gedung Kemasyarakatan Desa Amoe.

Transparansi dan Nominal Bantuan

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan uang tunai dengan rincian sebesar Rp300.000 per bulan. Karena penyaluran dilakukan untuk tiga bulan sekaligus, maka masing-masing penerima manfaat membawa pulang uang tunai sebesar:

Total Diterima: Rp900.000,- (Sembilan Ratus Ribu Rupiah) per KPM.

Jalannya Kegiatan

Proses penyaluran berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara pemerintah desa, perangkat, serta kesadaran warga yang datang sesuai jadwal. Kehadiran Gedung Kemasyarakatan Desa Amoe sebagai lokasi penyaluran juga sangat mendukung kenyamanan warga selama mengantre.

Pemerintah Desa Amoe berharap bantuan stimulan ini dapat dimanfaatkan dengan bijak oleh seluruh warga penerima, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga sehari-hari.

Rabu, 17 Juni 2026

Aksi Nyata Hari Lingkungan Hidup: Kolaborasi Lintas Desa Bersihkan Pantai Bahari Pakue

 


PAKUE UTARA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, semangat gotong royong kembali bergelora di pesisir Kecamatan Pakue Utara. Sebuah aksi nyata peduli lingkungan sukses digelar di kawasan wisata Pantai Bahari, Desa Pakue, Kecamatan Pakue Utara.Kegiatan yang berfokus pada pembersihan area pantai ini menjadi sangat istimewa karena mengusung semangat kolaborasi dan persatuan antar-warga.

Kolaborasi Hebat: 6 Perwakilan dari Setiap Desa

Sesuai dengan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian pesisir, kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh desa yang ada di wilayah Kecamatan Pakue Utara. Tidak kurang dari 6 orang perwakilan diutus oleh masing-masing desa untuk terjun langsung ke lapangan.

Bahu-membahu dengan warga lokal Desa Pakue, para relawan desa ini menyisir sepanjang garis Pantai Bahari untuk memungut berbagai jenis sampah, terutama sampah plastik, ranting kayu, dan limbah lainnya yang dapat merusak keindahan serta ekosistem laut.

Mengembalikan Keasrian Pantai Bahari

Pantai Bahari merupakan salah satu aset alam kebanggaan di Kecamatan Pakue Utara yang memiliki potensi wisata luar biasa. Melalui aksi bersih-bersih ini, lingkungan pantai kini tampak jauh lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk dikunjungi.

Selain membersihkan fisik pantai, kegiatan ini juga bertujuan untuk:

  • Meningkatkan Kesadaran: Mengedukasi masyarakat dan pengunjung akan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan di area laut.
  • Mempererat Silaturahmi: Menjadi wadah pertemuan dan interaksi positif antar-perwakilan desa se-Kecamatan Pakue Utara.
  • Menjaga Ekosistem: Mengurangi volume sampah plastik yang berpotensi membahayakan kehidupan biota laut di sekitar pantai.

Bersama Menjaga Bumi

Pemerintah Desa Pakue mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Camat Pakue Utara, para Kepala Desa, serta seluruh perwakilan desa yang telah meluangkan waktu dan tenaganya demi suksesnya kegiatan ini.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga alam bukan hanya tugas satu desa, melainkan tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga kebersihan Pantai Bahari agar tetap lestari untuk generasi masa depan!

Selamat Hari Lingkungan Hidup! Jaga Pantaimu, Selamatkan Bumimu!

 

Transparan dan Tepat Sasaran: Penyaluran Bantuan sosial Pangan Beras dan Minyak Goreng Kita Periode Februari-Maret 2026 di Desa Amoe



DESA AMOE
–  Pada tanggal 21 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Sosia  Pangan berupa beras dan minyak goreng merek "Minyakita" untuk periode bulan Februari–Maret 2026 kepada warga penerima manfaat Desa Amoe sejumlah 109  KPM. Bantuan ini disalurkan kepada warga yang terdiri atas 4 dusun di Desa Amoe.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini dipusatkan di Kantor Desa Amoe sejak pagi hari, dihadiri oleh perangkat desa, serta warga masyarakat penerima manfaat yang membawa undangan resmi dan kartu identitas.

Fokus Bantuan: Beras dan Minyak Goreng Kualitas Baik

Penyaluran bantuan kali ini difokuskan pada dua komoditas pokok yang paling dibutuhkan oleh rumah tangga, yaitu:

  • Beras Sejahtera: Bantuan beras kualitas medium untuk memastikan kecukupan pangan karbohidrat warga.
  • Minyak Goreng (Minyakita): Minyak goreng program pemerintah yang disalurkan secara higienis untuk membantu kebutuhan dapur harian.

Kombinasi kedua bantuan pangan ini diharapkan dapat menjadi bantalan ekonomi yang efektif di tengah flukupas harga barang pokok di pasaran akhir-akhir ini.

Proses Penyaluran yang Tertib dan Transparan

Untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang dan penumpukan warga, Pemerintah Desa Amoe menerapkan sistem pembagian per dusun/wilayah. Alur pembagian dibuat seefisien mungkin:

  1. Meja Registrasi: Warga melakukan verifikasi data dengan menunjukkan undangan dan KTP/KK asli.
  2. Meja Pengambilan: Setelah data cocok, warga langsung menerima paket beras dan minyak goreng sesuai haknya.
  3. Dokumentasi: Setiap penerima manfaat difoto sebagai bukti pertanggungjawaban penyaluran yang transparan.

Kepala Desa Amoe menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah mengantre dengan sabar dan tertib, serta kepada semua pihak yang membantu menyukseskan jalannya acara ini.

Harapan ke Depan

Bantuan pangan periode Februari-Maret ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Amoe. Pemerintah desa akan terus berupaya mengawal program-program bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah agar selalu tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sampai jumpa di kabar perkembangan Desa Amoe selanjutnya. Mari bersama-sama wujudkan Desa Amoe yang maju, sehat, dan sejahtera!

 

SELAMAT DATANG DI LITERASI PEMBANGUNAN DESA AMOE KECAMATAN PAKUE UTARA-KOLAKA UTARA