Senin, 27 Juli 2026

Menghubungkan Harapan: Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Pakue Utara

 Masyarakat Desa Amoe dan Desa Kalo kini boleh tersenyum lega. Wajah penuh antusiasme dan rasa haru mewarnai Dusun II, Desa Amoe, Kecamatan Pakue Utara saat Jembatan Perintis Garuda "Negara Hadir untuk Rakyat" resmi diresmikan pada Senin, 27 Juli 2026.

Jembatan yang berdiri kokoh ini bukan sekadar struktur fisik penyeberangan, melainkan simbol gotong royong, dedikasi, serta bentuk nyata perhatian pemerintah dan aparat terhadap kebutuhan dasar masyarakat di daerah.

Perjalanan Pembangunan: Kerja Keras Bulan April hingga Juli

Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini dimulai pada bulan April dan berhasil diselesaikan dengan baik pada bulan Juli. Dalam kurun waktu tiga bulan tersebut, sinergi antara TNI YONIF 869/TAAWU, pemerintah desa, dan warga setempat menjadi kunci utama selesainya akses vital ini tepat waktu.

Selama ini, akses penghubung antar-desa kerap menjadi tantangan mobilitas harian warga. Kehadiran jembatan baru ini secara langsung memangkas jarak dan mempermudah konektivitas antara Desa Amoe dan Desa Kalo.

Sambutan Antusias dari Warga dan Generasi Muda

Acara peresmian berlangsung meriah dan hangat. Momen spesial ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, di antaranya:

  • Siswa-siswi tingkat SD, SMP, hingga SMA yang tampak penuh sukacita. Bagi mereka, jembatan ini adalah jalur aman menuju sekolah demi meraih masa depan yang lebih cerah.

  • Pemerintah Desa beserta jajarannya yang terus mengawal aspirasi pembangunan warga.

  • BABINSA beserta rekan-rekan  TNI YONIF 869/TAAWU yang menjadi motor penggerak dan pendamping setia dalam proses pembangunan jembatan ini.


Kehadiran para pelajar memberikan warna tersendiri dalam acara peresmian. Senyum riang anak-anak sekolah yang mencoba melintasi jembatan untuk pertama kalinya menjadi bukti nyata betapa pentingnya fasilitas ini bagi aktivitas sehari-hari mereka untuk ke Sekolah.






Wujud Nyata "Negara Hadir untuk Rakyat"

Sesuai dengan namanya, kehadiran Jembatan Perintis Garuda membawa pesan mendalam bahwa negara selalu ada di tengah-tengah masyarakat, merangkul hingga ke pelosok desa.

Dengan terhubungnya Desa Amoe dan Desa Kalo, diharapkan roda perekonomian lokal dapat berputar lebih cepat, akses layanan kesehatan semakin mudah, dan hubungan silaturahmi antar-warga kedua desa terjalin semakin erat.

Mari bersama-sama kita jaga dan rawat fasilitas publik ini agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi-generasi mendatang!

Kamis, 16 Juli 2026

Monitoring dan Evaluasi BUMDes Se-Kecamatan Pakue Utara dan Pakue Tengah.


Kolaka Utara, 14 Juli 2026
– Dalam upaya meningkatkan tata kelola dan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) BUMDes se-Kecamatan Pakue Utara dan Pakue Tengah pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengevaluasi perkembangan pengelolaan BUMDes sekaligus memperkuat kapasitas pengurus dalam menjalankan usaha desa yang profesional, transparan, dan akuntabel. Monitoring dan evaluasi juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi BUMDes, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah perbaikan yang tepat guna mendukung keberlanjutan usaha desa.

Peserta kegiatan terdiri atas pengurus BUMDes dari seluruh desa di Kecamatan Pakue Utara dan Pakue Tengah, didampingi oleh pendamping desa serta unsur terkait. Dalam pelaksanaannya, setiap BUMDes diberikan kesempatan untuk memaparkan kondisi terkini, perkembangan unit usaha, pengelolaan administrasi, laporan keuangan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Melalui forum ini, Dinas PMD Kabupaten Kolaka Utara memberikan arahan dan masukan terkait penguatan kelembagaan BUMDes, peningkatan tata kelola administrasi, pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta strategi pengembangan unit usaha yang memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat.

Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk berbagi pengalaman dan praktik baik antar-BUMDes. Dengan saling bertukar informasi dan inovasi, diharapkan setiap BUMDes dapat terus berkembang, mampu menjawab kebutuhan masyarakat, serta menjadi motor penggerak perekonomian desa.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan BUMDes sebagai pilar ekonomi desa. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan BUMDes yang mandiri, produktif, dan berdaya saing demi mewujudkan desa yang maju dan sejahtera.



 

SELAMAT DATANG DI LITERASI PEMBANGUNAN DESA AMOE KECAMATAN PAKUE UTARA-KOLAKA UTARA